PENGERTIAN SOFTWARE DAN SEJARAH PERKEMBANGANNYA


1. Era Pioneer. Pada Era Pioneer ini bentuk software komputer pada awalnya adalah sambungan-sambungan kabel ke antar bagian dalam komputer, Cara dalam mengakses komputer adalah menggunakan punched card yaitu kartu yang di lubangi. Penggunaan komputer dengan sebuah program yang digunakan untuk sebuah mesin tertentu dan untuk tujuan tertentu. Di era ini software komputer merupakan satu kesatuan dengan sebuah hardware komputer.
                                                 Komputer 

2. Era Stabil. Pada Era ini software komputer yang dijalankan bukan lagi satu-satu, tapi sudah banyak proses yang di lakukan secara bersamaan (multi tasking). Software Komputer pada era stabil ini juga mampu menyelesaikan banyak pengguna (multi user) dan secara cepat/langsung (real time). Di era ini jugalah mulai di kenal sistem basis data, yang memisahkan antara program dan data .

3. Era Mikro. Pada Era Mikro ini software komputer dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu Software Sistem (Windows, Linux, Machintos, dll), Software Aplikasi (Ms.Office, OpenOffice, dll) dan Languange Software/Bahasa Pemograman (Assembler, Visual Basic, Delphi, dll)

4. Era Modern. Pada Era Modern ini software komputer tidak hanya untuk sebuah komputer tetapi sebuah handphone pun telah di lengkapi dengan sebuah software sistem seperti Android, Symbian, dll. Tingkat kecerdasan yang ditunjukkan oleh software komputer pun semakin meningkat, selain permasalahan teknis, software komputer sekarang juga mulai bisa mengenal suara dan gambar.


software era modern

Tahun-tahun Penemuan Software Komputer


# Pada tahun 1945 sampai 1965
Istilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap perkembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap bahwa dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.

# Pada tahun 1965 sampai 1985
Pada tahun ini banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. Pada tahun ini disebut juga sebagai krisis perangkat lunak. Karena banyak projek yang gagal dalam pengembangan perangkat lunak komputer ( software komputer). Dalam projek ini banyak kasus-kasus yang terjadi, salah satu yang paling terkenal adalah meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak.

# Pada tahun 1985
Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanya untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisis perangkat lunak. Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi object, perangkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjata pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu.

Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktik yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembangan perangkat lunak dalam tempo 10 tahun.

Mengembangkan sistem software yang kompleks,cukup kompleks, membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. kita akan melihat pada lima metodologi secara garis besar yang biasanya dikembangkan dan digunakan:

1.  Structured Programming - Sturctured programming berurusan dengan penggunaan blok sturktur, state procedure call, dan beragam konstruksi loop yang sesuai. Kita dapatkan mantra baru untuk ini:”go to considered harfull”(kita mencari hal yang diperkirakan salah/merugikan).Ide yang cukup jelas untuk memberikan pengetahuan/pengertian terhadap flow kontrol program dengan mudah, agar program disusun secara terstruktur dan transparan. Penulis berpendapat bahwa ide dari structured programming telah terintegrasi pada semua metodologi yang muncul setelahnya.

2.  Object Oriented Programming - Metodologi Object Oriented Programming (OOP) berkembang dari ide structrured programming. OOP mengatur komplesitas software dengan memaketkan kode dan data yang biasa digunakan bersama. sebagai object software dan juga sebagai model benda non-material seperti prosess, cara mengorganisasi informasi dan lain sebagainya sebagai object software.
Sebuah object software dapat menjaga internal statenya sendiri. Hal ini sangat berbeda dengan program terstruktur yang kodenya bisa terstruktur dan dapat dimengerti dengan mudah, tetapi global data yang dipakai bersama terdapat pada semua bagian sistem software-termasuk didalamnya bagian tanpa kebutuhan untuk akses atau modifikasi data tersebut.

3.  Design Patterns - Pada pengembangan software, penggunaan design patern didasarkan pada observasi bahwa beberapa proyek software gagal sementara proyek yang mirip berhasil (hal ini dapat berupa pola managemen, pole penjadwalan, pola testing dll). pada desain software, penggunaan pola didasarkan pada observasi lebih lanjut pada pola desain umum untuk tugas yang hampir sama digunakan berulangkali untuk proyek yang berhasil.

4. Extreme Programming - Extreme programming didasarkan pada identifikasi kebutuhan kostumer dan berkonsentrasi pada pengembangan dan pembuatan kebutuhan pelanggan (kostumer) dengan cepat. Extreme programming merupakan pendekatan yang berbeda dengan skenario tradisional yang memerlukan waktu baik pengembang maupun pelanggan untuk mencoba (biasanya dengan tingkat kesuksesan yang terbatas) mendokumentasikan secara detail software yang telah dikembangkan selama beberapa lama waktu yang dihabiskan. pengembang yang berpengalaman mengerti bahwa implementasi yang ter-stag secara positif berpengaruh pada proses desain. extreme programming secara special efektif ketika kebutuhan kompleks dan tidak memerlukan hal seperti sebelumnya.
Extreme programming biasanya dideskripsikan sebagai sebuah phrase yang cukup berarti bagi penulis: test driven programming, menulis kode test sebelum menulis kode aplikasi, kemudian menulis software cukup untuk memenuhi unit test

5. Aspect oriented Programming - Ide utama dibalik aspect oriented programming (AOP) adalah pemisahan konsentrasi sistem software pada bagian yang berbeda. pada prinsipnya, pilosofi ini mengijinkan pengembangan sistem yang lebih modular, dengan modularitasnya terkontrol oleh konsentrasi pengembangan yang berbeda. untuk programmer java, direkomendasikan untuk mencari AspectJ project

1 PERKEMBANGAN PERANGKAT LUNAK ( SOFTWARE )
PERTEMUAN KE – 3PERKEMBANGAN PERANGKATLUNAK ( SOFTWARE )

2 PERANGKAT LUNAK SEBELUM KOMPUTER GENERASI PERTAMA
300sm SISTEM KODE YANG PERTAMASignal Obor ( Polybius Telegraph )Perpotongan antara baris dan kolom membentuk kode huruf yang dimaksud

3 PERANGKAT LUNAK SEBELUM KOMPUTER GENERASI PERTAMA
1842. PENULIS PERANGKAT LUNAK YANG PERTAMAAda Augusta (1815 – 1853)Merupakan orang pertama yang menulis perangkat lunak, diterapkan pada Babbage’s Analytical Engine.Diabadikan pada nama sebuah bahasa komputer, yaitu Ada.Pada tahun 1983, Ada merupakan satu-satunya bahasa komputer yang digunakan pada Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk mengatur dan mengendalikan alat-alat perang, taktik dan sistem strategi pertahanan

4 PERANGKAT LUNAK SEBELUM KOMPUTER GENERARI PERTAMA
1933. PROGRAM MEKANIK YANG PERTAMAWallace J. Eckert ( 1902 – 1971 )Menggabungkan beberapa mesin akuntansi kartu plong IBM yang berbeda.Untuk menjalankan mesin ini sebagai satu kesatuan, Wallace J. Eckert membuat suatu program mekanik yang mengontrolnya

5 PERANGKAT LUNAK SEBELUM KOMPUTER GENERARI PERTAMA
1945. KUTU YANG PERTAMASewaktu mengembangkan komputer Harvard Mark II, suatu relay ditemukan rusak. Didalam relay yang rusak, ditemukan adanya sebuah bug (kutu) yang telah terjepit mati.Mulai saat itu, bila komputer tidak bekerja atau suatu program komputer mengalami kesalahan, para ahli mengatakan mereka sedang melakukan proses debugging ( mencari kutu, yang dimaksud adalah mencari sebab kesalahannya).Debugging berasal dari kata bug.sampai sekarang istilah tersebut masih sangat populer.

6 PERANGKAT LUNAK SEMASA KOMPUTER GENERASI PERTAMA
PERKEMBANGAN BAHASA PEMROGRAMAN TINGKAT TINGGIBahasa Tingkat Tinggi ( High Level Language )Dilakukan dengan menulis program dengan bahasa awam (Bahasa Inggris sehari-hari dengan aturan yang tertentu) yang kemudian akan diterjemahkan oleh komputer ke dalam bahasa komputer (Bahasa Mesin)

7 PERANGKAT LUNAK SEMASA KOMPUTER GENERASI PERTAMA
1957. FORTRANSuatu group di IBM diketuai oleh John Bakus mulai bekerja pada tahun 1945 untuk mengembangkan bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level language) untuk keperluan teknik dan matematika yang diberi nama FORTRAN (FORmula TRANslator) yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang pertama.1957 FORTRAN diterapkan pada komputer IBM 7041958 FORTRAN II diterapkan pada komputer IBM 704, IBM 709, IBM 6501962 FORTRAN IV diterapkan pada komputer IBM 70301966 FORTRAN IV distandarisasi oleh American Standards Association Committee sampai tahun 1978.Suatu komite yang baru yaitu ANSI (American National Standars Institute) membentuk FORTRAN 77

8 PERANGKAT LUNAK SEMASA KOMPUTER GENERASI PERTAMA
1958. LISP ( List Processor atau List Programming )1958. ALGOL ( ALGOrithmic Language )1959. COBOL ( Common Business Oriented Language )1960. LOGO1961. GPSS ( General-Purpose Systems Simulator )1961. RPG ( Report Program Generator )1962. APL ( A Programming Language)1964. BASIC ( Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code )1966. PL/1 ( Programming Language version 1 )

9 KONSEP PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR YANG PERTAMA
1968. PILOT ( Programming Inquiry, Learning Or Teaching )1969. FORTH1970. PASCAL1971. SHRDLU1971. SAM761972. PROLOG1972. SMALLTALK1974. C1974. COMAL1975. BASIC pada komputer mikro yang pertama1977. MODULA-21979. ADA

10 PERKEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PAKET APLIKASI
1976. ELECTRIC PENCIL1979. WORD STAR1979. APPLE WRITER1979. VISICAL C1981. DBASE-II1982. LOTUS 1-2-3

11 PERKEMBANGAN PERANGKAT LUNAK SISTEM OPERASI
1954. SISTEM OPERASI YANG PERTAMA KALISistem operasi untuk komputer mini yang pertama kali1969. UNIX1970. CP/M1980. MS-DOS1985. MICROSOFT WINDOWS YANG PERTAMA1987. IBM OPERATING SYSTEM/21988. WINDOWS/3861990. WINDOWS 3.01993. MOSAIC, BROWSER INTERNET PERTAMA DI SISTEM WINDOWS1995. WINDOWS 951998. WINDOWS 98



STRUKTUR INTERKONEKSI, KONEKSI BUS

 DAN CONTOH EKSEKUSI PROGRAM



1.Struktur Interkoneksi
Struktur interkoneksi adalah suatu kumpulan jalan atau saluran berbagai modul seperti CPU, memori dan I/O. Struktur interkoneksi tergantung pada jenis data dan karakteristik pertukaran data.
Modul Komputer

a. Memori
          Pada umumnya, memori terdiri atas N word memori dengan panjang yang sama. Masing–masing word diberi alamat numerik yang unik (0, 1, 2, …N-1). Word dapat dibaca maupun ditulis pada memori dengan kontrol Read dan Write. Lokasi bagi operasi dispesifikasikan oleh sebuah alamat
Gambar 1: Memori

b. CPU
          CPU berfungsi sebagai pusat pengolahan dan eksekusi data berdasarkan routine–routine program yang diberikan padanya. CPU mengendalikan seluruh sistem komputer sehingga sebagai konsekuensinya memiliki koneksi ke seluruh modul yang menjadi bagian sistem komputer

Gambar 2 : CPU


c. Modul I/O
          Operasi modul I/O adalah pertukaran data dari dan ke dalam komputer. Berdasakan pandangan internal, modul I/O dipandang sebagai sebuah memori dengan operasi pembacaan dan enulisan. Seperti telah dijelaskan pada bab 6 bahwa modul I/O dapat mengontrol lebih dari sebuah perangkat peripheral. Modul I/O juga dapat mengirimkan sinyal interrupt
Gambar 3 : Modul i/o

        d.Processor
Prosesor membaca dalam instruksi dan data, menulis data setelah keluar pengolahan, dan menggunakan sinyal kontrol untuk mengendalikan keseluruhan sistem operasi. Juga menerima sinyal interupt.

Dari  jenis  pertukaran  data  yang  diperlukan  modul  –  modul  komputer,  maka struktur interkoneksi harus mendukung perpindahan data berikut :
a.       Memori ke CPU
CPU melakukan pembacaan data maupun instruksi dari memori.
b.      CPU ke Memori
CPU melakukan penyimpanan atau penulisan data ke memori.
c.       I/O ke CPU
CPU membaca data dari peripheral melalui modul I/O.
d.       CPU ke I/O
CPU mengirimkan data ke perangkat peripheral melalui modul I/O.
e.        I/O ke Memori atau dari Memori ke I/O
digunakan pada sistem DMA. 

2.Interkoneksi Bus

Bus  merupakan  lintasan  komunikasi  yang  menghubungkan  dua  atau  lebih  komponen  komputer. Karakteristik utama dari bus yaitu sebagai media  transmisi  yang  dapat digunakan bersama oleh sejumlah perangkat yang terhubung padanya. Karena  digunakan  bersama,  diperlukan  pengaturan  agar  tidak  terjadi  tabrakan  data atau kerusakan data yang ditransmisikan. Walaupun digunakan scara bersamaaan, dalam satu waktu hanya ada sebuah perangkat yang dapat menggunakan bus.

2.Interkoneksi Bus
Bus  merupakan  lintasan  komunikasi  yang  menghubungkan  dua  atau  lebih  komponen  komputer. Karakteristik utama dari bus yaitu sebagai media  transmisi  yang  dapat digunakan bersama oleh sejumlah perangkat yang terhubung padanya. Karena  digunakan  bersama,  diperlukan  pengaturan  agar  tidak  terjadi  tabrakan  data atau kerusakan data yang ditransmisikan. Walaupun digunakan scara bersamaaan, dalam satu waktu hanya ada sebuah perangkat yang dapat menggunakan bus.
Sebuah bus biasanya terdiri atas beberapa saluran. Sebagai contoh bus data terdiri atas 8 saluran sehingga dalam satu waktu dapat mentransfer data 8 bit. Secara umum fungsi saluran bus dikatagorikan dalam tiga bagian, yaitu :
  • Saluran data
  • Saluran alamat
  • Saluran kontrol

Gambar 4 : Pola Interkoneksi


Saluran Data
Lintasan bagi perpindahan data antar modul. Secara kolektif lintasan ini disebut bus data. Umumnya jumlah saluran terkait dengan panjang word, misalnya 8, 16, 32 saluran.
Tujuan : agar mentransfer word dalam sekali waktu.
Jumlah saluran dalam bus data dikatakan lebar bus, dengan satuan bit, misal lebar bus 16 bit
Saluran Alamat (Address Bus)
  • Digunakan untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
  • Digunakan untuk mengirim alamat word pada memori yang akan diakses CPU.
  • Digunakan untuk saluran alamat perangkat modul komputer saat CPU mengakses suatu modul.
  • Semua peralatan yang terhubung dengan sistem komputer, agar dapat diakses harus memiliki alamat.
Contoh : mengakses port I/O, maka port I/O harus memiliki alamat hardware-nya
Saluran kontrol (Control Bus)
Digunakan untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada.
Karena bus data dan bus alamat digunakan oleh semua komponen maka diperlukan suatu mekanisme kerja yang dikontrol melalui bus kontrol ini.
Sinyal – sinyal kontrol terdiri atas
  • Sinyal pewaktuan adalah Sinyal pewaktuan menandakan validitas data dan alamat
  • Sinyal–sinyal perintah adalah Sinyal perintah berfungsi membentuk suatu operasi
Prinsip Operasi Bus
  1. Meminta penggunaan bus.
  2. Apabila telah disetujui, modul akan memindahkan data yang diinginkan ke modul yang dituju
Hierarki Multiple Bus
Bila terlalu banyak modul atau perangkat dihubungkan pada bus maka akan terjadi penurunan kinerja
Faktor – faktor :
  1. Semakin besar delay propagasi untuk mengkoordinasikan penggunaan bus.
  2. Antrian penggunaan bus semakin panjang.
  3. Dimungkinkan habisnya kapasitas transfer bus sehingga memperlambat data.

     
    Gambar 5 : Arsitektur bus jamak tradisional 

    Arsitektur bus jamak
              Prosesor, cache memori dan memori utama terletak pada bus tersendiri pada level tertinggi karena modul – modul tersebut memiliki karakteristik pertukaran data yang tinggi.
    Pada arsitektur berkinerja tinggi, modul – modul I/O diklasifikasikan menjadi dua,
    • Memerlukan transfer data berkecepatan tinggi
    • Memerlukan transfer data berkecepatan rendah.
    Modul dengan transfer data berkecepatan tinggi disambungkan dengan bus berkecepatan tinggi pula,
    Modul yang tidak memerlukan transfer data cepat disambungkan pada bus ekspansi
    Gambar 6 : Arsitektur bus jamak kinerja tinggi

    Keuntungan hierarki bus jamak kinerja tinggi
    1. Bus berkecepatan tinggi lebih terintegrasi dengan prosesor
    2. Perubahan pada arsitektur prosesor tidak begitu mempengaruhi kinerja bus 


    3.Contoh Eksekusi Program

    Gambar 7 : Contoh eksekusi program

             Pada contoh eksekusi diatas siklus instruksi dengan langkah langkahnberikut:
    Mengambil (fetch) instruksi ADD,  Membaca isi lokasi memori A ke dalam prosesor,  Membaca  isi lokasi memori B ke dalam prosesor, agar isi A tidak hilang prosesor harus memiliki  sedikitnya dua buah register untuk menyimpan nilai-nilai memori dibanding akumulator tunggal, Menambahkan kedua nilai-nilainya,  Menuliskan hasilnya dari prosesor ke lokasi memori A.
    Jadi, siklus eksekusi untuk instruksi tertentu boleh melibatkan lebih dari satu referensi ke memori, juga suatu instruksi dapat menentukan suatu operasi I/O.
     Langkahnya sebagai berikut :
    1) control  unit mengambil data 1940 di main memory dengan alamat 300 di taruh di cpu register dengan dgn pc counter berisikan alamat instruksi 300
    2)      kemudian control  unit mengambil data 0003 di main memory dengan alamat940 di taruh di accumulator dgn pc counter berisikan alamat instruksi 300.
    3)  control unit mengambil data 5941 di main memory dengan alamat 301 dan di replace di cpu register dgn pc counter berisikan alamat instruksi 301.
    4)  di accumulator data 0003 di tambah dengan data 0002 di alamat 941 sehingga jumlah data menjadi 0005 di accumulator dgn pc  counter beralamatkan instruksi  301.
    5)  kemudian data 2941 di main memory dgn alamat 302 oleh control unit akan di kirim ke cpu register pc counter berisikan alamat instruksi 302.
    6) kemudian dari accumulator oleh control unit data 0005 di bawa ke main memory ke alamat 941 data di replace yang tadinya 0002 menjadi 0005 dengan pc counter alamat instruksi 302

    Sumber : 

    -  http://akasrana.blogspot.co.id/2014/08/struktur-interkoneksi.html

     

 DATA  STATISTIK JUMLAH PENGANGGURAN DARI TAHUN 2009-2013


Hallo semua, bagaimana kabar kalian?? semoga dalam keadaan sehat wal’afiat yaa..
Nah,pada kesempatan kali ini saya akan sedikit menjelaskan data-data statistik pengangguran pada tahun 2009-2013 yang ada di Indonesia berdasarkan data BPS,disini saya akan menggambarkan dari mulai data pada tabel,data pada diagram batang,data pada diagram garis,dan data pada diagram lingkaran,nah langsung saja kita lihat gambar beserta penjelasan di bawah ini.

1.Data Pada  Diagram









2.Penjelasan Dari Tahun Ketahun
a.Tahun 2009
Di tahun ini jumlah pengangguran mencapai kurang lebih 8,96 Juta jiwa dari total angkatan kerja sebanyak 113,83 juta jiwa dan sekitar104,87 juta jiwa penduduk produktif yang bekerja,atau bisa diartikan sekarang ada 7,87% penduduk yang termasuk ke dalam golongan pengangguran terbuka.
b.Tahun 2010
Pada tahun ini setelah di survey tepatnya pada bulan Agustus 2010,dimana tingkat pengangguran terbuka mencapai 7,14% pada tahun ini jimlah pengangguran lebih sedikit daripada tahun lalu yang sampai mencapai 7,87%
c.Tahun 2011
Di tahun ini,setelah di survey pada bukan Agustus 2011,tingkat angkata kerja mencapai 117,4 juta jiwa,yang berkurang dari tahun sebelumnya,dampaknya adalah terjadi penurunan tingkat pengangguran terbuka 6,56%.
c.Tahun 2012
            Pada jumlah angkatan kerja tahun 2012 mencapai angka 120,4 juta jiwa.Drai angka tersebut,partisipasi penduduk terhadap angkatan kerja mencapai  112,8 juta jiwa  sedangkan tingkat penganggurannya mencapai 6,32%
d.Tahun 2013
Di tahun 2013 ini telah disurvey tepatnya pada bulan Februari jumlah angkatan kerja bertambah menjadi 121,2 juta jiwa  dengan partisipasi angkatan mencapai 114,0 juta jiwa.Berdasarkan partisipasi angkatan kerja tersebut, hasil survey menyatakan bahwa ada sekitar 5,92% tingkatpengangguran terbuka.

3.Dampak Pengangguran 
1.) Dampak pengangguran bagi pencari kerja
  • Tingkat kemaksuran yang dinikmati lebih rendah dari tingkat kemakmuran yang mungkin dinikmati
  • Kehidupan sosialnya negatif, seperti kehilangan kepercayaan diri dan malu apabila ditanya oleh orang lain.
  • Pengangguran yang terlalu lama akan menyebabkan pengangguran kehilangan keterampilan dalam bekerja. 
2.) Dampak pengangguran bagi masyarakat
  • Meningkatkan tingkat kriminalitas, dengan pengangguran maka tidak sedikit yang memilih melakukan tindakan kriminal untuk mendapatkan uang misal banyak pencopetan, penjambretan, pencurian, dan lain sebagianya.
  • Rendahnya tingkat kesehatan masyarakat
  • Kekacauan sosial dan politik seperti banyak demonstrasi dan perebutan kekuasaan
  • Menganggu apabila pengangguran tersebut melakukan tindakan seperti mabuk-mabukan, judi dan lain sebaginya.
3.) Dampak pengangguran bagi produsen
Semakin besar jumlah tenaga kerja yang tidak dapat dimanfaatkan maka akan semakin besar pula rencana produksi yang tidak dapat terealisir. Ini merupakan kerugian besar bagi perusahaan.
4.) Dampak pengangguran bagi pemerintah
Pengangguran merupakan bentuk pemborosan yaitu pemborosan sumber daya dan kesempatan. Pada akhirnya akan mempengaruhi perhitungan pendapatan nasional. 


4.Penyebab Pengangguran

Pada dasarnya pengangguran dapat disebabkan oleh beberapa hal dibawah ini, dan berikut ini yang menjadi penyebab terjadi banyaknya pengangguran :

  • Sempitnya lapangan pekerjaan
  • Tidak memenuhi persyaratan yang dibutuhkan
  • Tingkat pendidikan yang rendah (misal sd)
  • Tidak memiliki kemampuan (keterampilan)
  • Tidak memiliki kemampuan berwirausaha
  • Kurangnya informasi lowongan kerja
  • Tingkat upah yang tidak cocon (terlalu rendah)
5.Solusi / Cara Mengatasi Pengangguran  
  • 1. Mendorong majunya pendidikan
    Biar bagaimanapun, pendidikan merupakan faktor utama seseorang dalam memilih dan mendapatkan pekerjaan. Walaupun masih banyak para sarjana yang menjadi pengangguran, namun biasanya apabila seseorang mau bekerja dalam suatu prusahaan, pendidikan adalah salah satu hal yang dipersyaratkan.
    2. Program pelatihan kerja
    Pengangguran kebanyakan disebabkan oleh masalah tenaga kerja yang tidak terampil dan ahli. Selain berpendidikan, perusahaan lebih menyukai calon pegawai yang sudah memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Masalah tersebut amat relevan di Negara kita, mengingat sejumlah besar penganggur adalah orang yang belum memiliki keterampilan atau keahlian tertentu. Program ini dapat berjalan dengan baik apabila ada saling kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
    3. Meningkatkan dan mendorong kewiraswastaan
    Masalah pengangguran menjadi sedikit terpecahkan apabila muncul keinginan untuk menciptakan lapangan usaha sendiri atau berwiraswasta yang berhasil. Cara ini sebenarnya berpeluang besar dalam mengurangi pengangguran dalam masyarakat, karena dalam berwiraswasta tidak menuntut pendidikan yang tinggi. Namun biasanya yang dibutuhkan hanya sedikit modal dan keuletan dalam menjalankan usahanya.
    4. Meningkatkan program transmigasi
    Tingkat pengangguran yang dialami masyarakat terutama yang berada di Pulau Jawa dapat sedikit teratasi apabila masyarakat bersedia untuk ikut program transmigrasi. Apalagi kalau kita melihat masyarakat yang tinggal di daerah kumuh di kota-kota besar.
    5. Mengintensifkan program keluarga berencana
    Seperti yang telah kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi penduduk terbanyak di dunia. Jadi apabila masalah keluarga berencana ini tidak dijalankan secara efektif, dapat dipastikan pengangguran di Indonesia akan semakin bertambah.
    6. Mengikuti bisnis online
    Apabila dijalankan dengan serius, sebenarnya cara ini cukup berhasil dalam mengurangi pengangguran bahkan mengatasi kemiskinan di suatu negara. Dalam menjalankan bisnis online sangatlah mudah dapat dijalankan semua orang, karena tidak diperlukan modal yang besar (minimal untuk sewa warnet), tidak usah memikirkan tempat usaha, dan tidak memerlukan pendidikan yang tinggi. Dengan penghasilan yang tidak kalah dengan pekerjaan di dunia nyata. 
       
    6.Kesimpulan

    Dari penjelaan beserta gambar tabel diagram diatas dapat kita simpulkan bahwa jumlah pengangguran dari tahun 2009-2013 sudah mengalami penurunan itu bisa di sebabkan karena kita telah mengetahui dampak-dampak dari pengangguran,penyebab pengangguran,dan solusi/cara mengatasi pengangguran,sehingga masyarakat / lulusan sarjana pada tahun 2009-2013 telah bisa mengatasi itu semua dan menyebabkan turunnya jumlah pengangguran pada lima tahun itu berdasarkan data dari BSP.